Perlukah Kita Meng-Eject Sebelum Mencabut Flash Disk?

paankbilang.blogspot, Belakangan banyak muncul pertanyaan dari beberapa teman, sebenarnya penting nggak sih kita melakukan Safely Remove USB Mass Storage sebelum mencabut flash disk dari komputer? Jawabannya bisa panjang maupun pendek. Jawaban pendeknya: Ya. Perlu. Itu untuk mencegah terjadinya kerusakan data dan hal-hal yang tidak diinginkan lainnya. Kalau tidak perlu, pasti para programer tidak akan membuat opsi ini. Betul tidak?

Lha kalau jawaban (agak) panjangnya kurang lebih seperti ini: Mencabut Flash disk begitu saja tanpa meng-Safe Remove Hardware bisa mengakibatkan data korup. Ke-corrupt-an ini bisa berakibat lebih besar seperti file tidak terbaca bahkan kerusakan pada flash disk. Walaupun mencabut dengan Safe Remove pun tetap bisa mengakibatkan kerusakan data. Tapi dalam prosentase kemungkinan yang jauh lebih kecil tentunya.

Kronologi peng-eject-an (bukan mengejek yang berarti menghina ya!) kurang lebih sebagai berikut: Saat anda (user) menulis / menyimpan file ke media penyimpanan / Mass storage seperti flash disk, sistem akan menunggu beberapa saat sebelum benar-benar mentransfer data dari cache ke drive dimaksud. Nah jika proses transfer belum selesai dan anda meng-klik tombol eject, ini seperti anda memberi aba-aba kepada sistem untuk menunda pen-transferan data. Langkah ini penting untuk menghidari kerusakan data yang diakibatkan transfer file secara parsial. Tapi jika anda mencabut begitu saja, ini seperti anda mengerem mendadak kendaraan yang sedang melaju. Apa yang terjadi? Brukkk! Anda lebih tahu.


Pada OS windows. Windows konon mempunyai ajian-ajian sakti untuk mencegah kemungkinan terjadinya kerusakan data. Sehingga di OS milik Bill Gates ini kemungkinan ada kerusakan data pada sistem Windows relatif kecil. Apakah anda pernah me-Safely Remove dan muncul peringatan "File is in use"? padahal anda sedang tidak melakukan transfer apapun? Nah itu. Terkadang ada proses-proses yang berjalan di background yang tidak diperlihatkan kepada user. Jika anda tetap memaksa mencabut flash disk pada situasi seperti ini, kerusakan data sangat mungkin terjadi. Bisa saja file tidak ter-save sempurna, atau bahkan tidak bisa dibuka sama sekali karena metadata yang rusak. Wadew! Solusinya, anda bisa menggunakan software-software safe remover yang bisa anda dapat dengan gratis. Googling saja.

Epilog, menurut saya tidak ada alasan untuk tidak meng-eject flash disk. Sebuah gerakan kecil yang menghindarkan anda dari kemungkinan buruk kerusakan file maupun flash disk. Kebiasaan meng-eject adalah kebiasaan baik. Kebiasaan memuji pun adalah kebiasaan baik. Ups!. Meski di windows relatif aman, namun kita tidak pernah tahu kapan kesialan akan menjumpai kita. Oye?

Semoga membantu.

Top Blogs jika anda suka dengan blog ini, dan,jangan lupa ninggalin comment sama isi buku tamu yaa

Panduan Mencari Souvenir Pernikahan

paankbilang.blogspot, Menikah. Kata indah yang bagi sebagian orang agak 'ribet' untuk diwujudkan. Setelah mengalami sendiri, saya kemudian sepakat dengan mereka. Menikah tak sekedar melulu penyatuan dua orang, dua hati, dua keluarga, dua adat, dan/atau dua-dua yang lain. Ada hal yang terlihat sepele namun berpengaruh besar pada bargaining position kedua mempelai beserta keluarga: Perayaan!

Perayaan moment pernikahan, menurut saya sebagai tamu, yang terpenting adalah hidangan dan souvenir pernikahan. Hidangan sebagai 'teman' saat menghadiri runtutan acara, dan souvenir sebagai pengingat hari bahagia teman kita. Saya pikir banyak yang sepakat dengan pendapat ini. Sepanjang pengetahuan dan pengalaman pribadi saya, setelah pulang dari kondangan yang paling lazim dibicarakan adalah hidangan dan souvenir dari si pengantin. Saran saya, jangan sembarangan memilih souvenir pernikahan karena benda ini mempunyai nilai magis yang berumur panjang. Artinya, semakin bagus dan awet benda yang anda jadikan souvenir maka momen pernikahan anda semakin melekat di ingatan kawan-kawan anda.

Sebagai mantan manten dan tamu kondangan berpengalaman (caelah!) beberapa hal berikut perlu anda pertimbangkan benar-benar dalam memilih souvenir pernikahan (saya urutkan menurut skala prioritas):

1. Unik
Souvenir yang pasaran tidak akan mengesankan para tamu. Seberapa mahal pun "benda" itu. Kategori unik bisa saja anda gunakan skala: langka (tapi jangan gunakan komodo atau orangutan sebagai souvenir yua?), anda belum pernah menerima, dan (agak) tidak lazim.


2. Fungsional

Idealnya souvenir pernikahan tidak cukup hanya sebagai tanda mata. Jika memungkinkan pilih yang mempunyai fungsi, walaupun misalnya hanya sebagai gantungan kunci. Tanpa meninggalkan faktor unik, usahakan souvenir pilihan anda mempunyai manfaat bagi para tamu anda. Tentu anda lebih paham (profesi) apa dan siapa tamu anda. Tapi saya tidak menyarankan anda menggunakan kartu kredit sebagai souvenir!

3. Berkarakter
Saya tidak akan membahas masalah pendidikan karakter yang sedang marak dibicarakan. Berkarakter yang saya maksud adalah bisa mencirikan anda dan pasangan dan/atau darimana anda berasal. Dan, kalau bisa jangan meninggalkan faktor nomer 1 dan nomer 2.


4. Kualitas Souvenir
Untuk memastikan kualitas souvenir pernikahan, anda dapat bertanya pada teman, mencari di internet, meneliti track record tempat anda memesan, dan popularitasnya. Popularitas penting lho, pertimbangannya, kalo barangnya nggak berkualitas pasti konsumen lari daaaan... gulung tikar.


5. Murah
Ini pertimbangan terakhir. Ini juga penting. Terutama jika anda ingin memesan dalam jumlah yang banyak. Yang juga perlu anda perhatikan adalah kemudahan bertransaksi. Jangan sampai anda yang harusnya "bersenang-senang" dengan perayaan pernikahan justru dipusingkan dengan pesanan souvenir yang tak datang-datang. Saran saya, pesanlah langsung ke produsen handycraft agar jelas deal-dealnya. Jika anda terbioasa dengan e-commerce dan hendak memesan via internet sebaiknya anda juga mencari tahu track record tempat anda memesan. Carilah yang di websitenya mencantumkan alamat lengkap, mulai dari email, nomer telepon, SMS, dan mengijinkan anda untuk bertanya jawab maupun sekedar bertanya.

Sekiranya itu yang bisa saya tulis sebagai bahan pertimbangan bagi anda untuk berburu souvenir pernikahan. Faktor-faktor yang saya tulis diatas bukan skala mutlak. Masih banyak pertimbangan lain mengingat selera orang juga bermacam-macam. semoga artikel ini membantu.


Top Blogs jika anda suka dengan blog ini, dan,jangan lupa ninggalin comment sama isi buku tamu yaa

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

IKLAN GRATIS

 
Powered by Blogger